64 watt mono Amplifier BTL TDA2050 | eleKATRO

64 watt mono Amplifier BTL TDA2050

May 13, 2020

Informasi yang eleKATRO peroleh dari datasheet, satu unit IC TDA2050, maksimal bisa menghasilkan output setara 32 watt, dengan beberapa syarat tentunya, misalnya tegangan yang diberikan kepadanya, dan juga kaitannya dengan impedansi speaker yang digunakan.

Namun masih bisa secara umum kita baca sebagai sebuah Amplifier 32 watt bila menggunakan IC TDA2050. Sehingga apabila kita membuat BTL (bridge) dua buah IC TDA2050 menjadi satu unit Amplifier mono, akan bisa menghasilkan maksimal output sebesar 64 watt !!!


BACA JUGA :
PENGUAT TRANSISTOR PNP






Ada dua versi BTL IC TDA2050 yang akan eleKATRO sajikan pada kesempatan kali ini, yaitu :

1. BTL menurut versi yang tertera pada datasheet



Untuk versi pabrik, karena pada posting yang telah lama di publikasikan di blog guruKATRO, ternyata banyak yang mengatakan mudah panas, maka dengan ini guruKATRO posting melalui blog eleKATRO dengan sedikit revisi. Revisi berupa pennggantian posisi R-C inverting, dimana pada datasheet IC TDA2050 (single-IC), R-C inverting yang berasal dari kaki 2 menuju GND peletakan Resistor yang terhubung ke kaki 2 dan Capasitor yang terhubung ke GND.

Kali ini posisi R-C itu ditukar, sehingga posisi menjadi Capasitor (elko 22uF) yang terhubung ke kaki 2 IC TDA2050 dan Resistor 1K yang terhubung ke GND, sehingga nantinya R 22K dari output speaker +, yang berfungsi sebagai pembias tidak langsung ke kaki 2, namun sesudah melalui elko 22uF terlebih dahulu. Dengan harapan rangkaian semacam ini tidak menimbulkan IC cepat panas.

Yang ingin praktek dalam PCB sundel bolong, silakan ikuti skema ini




2. BTL menurut versi rekan rekan montir OL.



Perbedaan dengan yang versi pabrik hanya pada pemasangan resitor bias saja, dimana pada versi yang tercantum dalam datasheet, dimana resistor itu dipasang dari speaker Positif (+) menuju non-inverting input (kaki 2) IC out negatif. Sedangkan yang versi beberapa rekan montir, Resistor bias itu memang sama sama dari speaker Positif (+) namun menuju ke inverting input (kaki 1) IC out negatif.

Ukuran Resistor bias ini tidak mutlak, bisa antara 22K hingga 100K, silakan pilih sendiri ssesuai keinginan kualitas yang akan dikeluarkan.

Bagio rekan yang ingin merakit dalam PCB multi hole, silakan ambil acuan jalur pada gambar dibawah ini




Bagi yang ingin ambil layout BW, silakan TEKAN BAGIAN INI

Bagi yang ingin nonton videonya bisa play dibawah ini :




3. Penjelasan Pemasangan dan efek penggantian nilai komponen

3.a. Perbedaan pemasangan R bias pada dua versi silakan amati gambar dibawah ini






3.b. R non-inverting (pada kaki 1), sebelum masuk ke elko 1uF bisa ditiadakan (menggunakan kawat biasa) pada contoh menggunakan ukuran 1K, memperbesar nilai R ini akan mengurangi resiko overtreble tapi sekaligus membuat volume menjadi lemah.

3.c. R input Ground (kaki 1 menuju GND) pada gambar menggunakan ukuran 47K, ukuran disitu bisa di sesuaikan menggunakan ukuran antara 22K hingga 100K

3.d. R inverting (pada kaki 2) pada contoh menggunakan ukuran 1K, anda bisa memilih untuk memperbesar nilai R tersebut bila dirasa suara pecah, namun dengan resiko volume menjadi lebih kecil, atau bila ingin memperbesar volume, silakan perkecil nilai R tesebut dengan resiko suara akan menjadi lebih tidak jernih.

3.e. R FeecBack (dari kaki 2 menuju kaki 4) pada contoh menggunakan ukuran 22K, rentang nilai yang dianjurkan adalah antara 22k hingga 100K


3.f. Dioda pengaman. Pada contoh gambar (juga layout buatan guruKATRO) tidak disediakan dioda dari speaker menuju Positif dan negatif karena admin anggap tidak terlalu signifikan (pendapat pribadi : pendapat orang lain bisa saja berbeda), bagi yang mau pasang silakan saja diatur sendiri pemasangannya.

3.g. Capasitor PSU admin sarankan baik elko maupun dioda penyearah arus dipasang bersama dengan trafo saja. bila ada sedikit dengung pasang saja elko ukuran kecil pada PCB di jalur + dan juga - menuju GND.
11 Komentar
  1. Kok tetep cepat panas pak guru ..
    Bahkan sy cb d suply 12v sekalipun ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau memungkinkan coba foto close up ... amp tsbt ... dan coba upload di linimasa facebook saya untuk saya amati

      https://web.facebook.com/ab.hamid.mia

      Delete
  2. O iya, apakah d bagian suply masih harus pke elco 470/50v seperti yg ic tunggal .. ?

    ReplyDelete
  3. Yang 4700/50v sdh d bagian PSU sesudah diode bridge, Pak Guru ..
    Yang saya maksud, apakah dibagian suply tegangan IC masih harus d tambah 2 elko serta 2 kapasitor seperti skema IC tunggal (32 watt) ..
    Maaf Pak Guru ..
    Saya benar2 baru belajar ..
    Makanya saya suka baca artikel pak Guru karena sangat diperinci ..
    Dan maaf untuk hasil rangkaiannya tidak bisa sy fto untuk d kirim k lini masa fb pak guru. Soalnya susunan skemanya tdk sama persis dg punya pak guru. Tapi kalau jalurnya sdh sama persis. 😊
    Terima kasih kepeduliannya ..
    Semoga sehat selalu.
    Aamiin ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. oooh .... kalau sudah ada di PSU kecil saja gak papa misal 100uF ...

      gak papa kalau ada kendala gak usah sungkan ... tanya saja
      tapi disininya juga bukan ahli
      jadi kalau suatu saat tida bisa menjelaskan juga mohon maaf

      amiin atas doanya
      semoaga anda sekeluarga juga senantiasa dalam lindungan Allah SWT

      Delete
  4. Aamiin ..

    Baik nanti saya coba kasih 100uf 50v ..

    ReplyDelete
  5. Assalamualaikum Pak guru...
    Kalau boleh dibahas dong pak Ampli Kelas A
    Dari skema yang ada di google tuh..
    Misalnya ampli Jean hiraga 8 Watt
    Itu Pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya yah
      sudah saya pelajari
      tapi kok ya belum sempat eksperimen
      tapi kalau ada yang minat ntar saya eksperimen
      dan kalau hasilnya memuaskan pasti akan saya publishing

      Delete
  6. kalo gabungin 3 ic tda 2050 gmn jadi mono?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayangnya saya sendiri juga belum pernah menemukan referensinya

      Delete