simpleKATRO V2, Amplifier minim Distorsi | eleKATRO

simpleKATRO V2, Amplifier minim Distorsi

October 03, 2019

simpleKATRO Driver Amplifier, Nyaman di dekat lantang di kejauhan, itulah slogan pertama yang guruKATRO bentangkan, dan memang Driver Amplifier yang sangat simpel, komponen mudah didapat, proses perakitan tidak banyak memakan pikiran serta bisa dibuat dalam waktu 5 menit dan sudah agak lama di publikasikan pada blog guruKATRO itu cukup banyak menerima animo positif dari para usernya.
Tak ada Gading yang tak Retak, selagi namanya masih nempel di alam fana ini, sesempurna apapun tetap saja masih memiliki kekurangan, walau mungkin hanya se titik nila.


BACA JUGA :
PENGUAT TRANSISTOR PNP


Apalagi simpleKATRO yang disusun oleh elektro-hobbier yang hanya tahu elektronika atas dasar feeling saja. tanpa alat ukur khusus, hanya bisa mengukur standar BIAS dan DCO dengan alat seadanya dan FINAL-test hanya menggunakan telinga buatan Allah SWT ini untuk mengetahui kualitas output audio yang dihasilkan dalam setelah se proyek eksperimen diselesaikan, jelas akan menimbulkan suasana yang mungkin akan terlalu jauh dari kata sempurna.

KIT simpleKATRO eksperimen yang first-time guruKATRO lakukan sangat bagus menurut versi telinga guruKATRO, laku lalu buat KIT yang kedua, hasil masih normal normal saja, eh laku lagi, akhirnya dibuatlah KIT third-time, dengan beberapa komponen yang sedikit berbeda karena faktor ketersediaan komponen di laci guruKATRO, (harap maklum saat ini main job guruKATRO bukan sedang berada pada dunia elektro), jadi seperti inilah nasibnya.

Hasil perakitan KIT yang ketiga itu pada level volume 40% andUP, terasa biasa biasa saja, sama seperti hasil perakitan sebelumnya, tapi ternyata ada distorsi audio yang cukup signifikan pada level volume 40% andUNDER. Ini jadi seperti laporan dari beberapa rekan FB yang mengalami nasib seperti itu disaat eksperimen membuat Driver Amplifier simpleKATRO.

Dengan kemungkinan masalah yang bisa saja terjadi pada siapapun yang merakit simpleKATRO itu, membuat guruKATRO berfikir sejenak untuk berusaha menyelesaikan masalah tersebut, dan akhirnya ditemukanlah driver amplifier simpleKATRO V2 ini.



Pada gambar itu masih terpasang 4 buah elko supply, karena masih benar benar perawan eksperimen, sehingga disana ada third-supply untuk resistor supply emitor transistor pre-amp, sedangkan pada prakteknya nanti dua elko supply yang bukan di pinggir akan dihilangkan, karena faktor pelenyapan third supply, dan supply emitor transistor pre-amp/input audio akan kembali ke posisi second supply.

Pembuatan second supply yang asalnya hanya untuk transistor pre-amp dan penguat pre-amp saja, kini dipindah kedepan agar transistor BIAS yang asalnya mendapa fisrt supply kini ikutan diambil dari second supply. (hanya itu sih sesungguhnya perubahannya). Tapi akan berakibat juga menjadi "SKEMA DRIVER simpleKATRO V2" tidak lagi membutuhkan dioda zener.

daripada terlalu lama di pembukaan mendingan langsung saja kita dudah skemanya :



1. Rangkaian Driver
Disini menggunakan pasangan Transistor 29 dan 30 (55), dengan emitor supply menggunakan resistor ukuran 120Ω 2watt. Pembiasan basis menggunakan seri 3 dioda IN4007



bila ingin tendangan yang lebih jos, anda bisa mengganti 2955-3055 dengan A1943-C5200 atau A1216-C2922,
atau bila ingin lebih simpel bisa gunakan A1837-C4793
bahkan boleh juga menggunakan TIP32-31/42-41/B507-D313, bila supply tegangan hanya menggunakan 32VAC

Resistor Emitor 120Ω 2watt juga tidak mutlak anda bisa memilih dengan rentang 100Ω ~ 470Ω

Seri diaoda menggunakan IN4007 hanya dengan alasan mudah di dapat dari rongsokan lampu TL jari, sebenarnya bisa menggunakan IN4001 bila supply menggunakan 32VAC atau IN4002 bila menggunakan supply diatas 32VAC

2. Rangkaian Bias.
Uniknya simpleKATRO terletak disini, bias tidak langsung diambil dari + menggunakan seri dua buah resistor yang pada sambungan seri nya dipasang elko bootstrap menuju kaki speaker.




Bias pada simpleKATRO terjalin oleh mengalirnya tegangan + dengan tegangan - yang secara otomatis keluar dari kolektor A1837 dan C4793 dan bergulat pada seri tiga buah dioda untuk men supply basis transistor driver (2955-3055)

A1837-C4793 bisa dengan TIP42C-TIP41C atau TIP32C-TIP31C (bukan KW)
atau bila hanya akan menggunakan 32VAC orUnder bisa menggunakan KW atau B507-D313.

========
Ket perjalanan tegangan bias basis transistor driver :
Tegangan + datang dari primer + masuk ke Emitor A1837 melalui Resistor 220Ω 2W dan keluar melalui Kolektor A1837 dilanjutkan ke basis 2955 malalui seri 3 buah dioda

Tegangan - datang dari primer - masuk ke Emitor C4793 melalui R 220Ω 2W dan keluar melalui Kolektor C4793 dilanjutkan ke basis 3055 malalui seri 3 buah dioda



3. Rangkaian Penguat Pre-Amp
Tugas Rangkaian penguat Pre-Amp adalah memperkuat sinyal audio yang keluar dari Transistor Pre-Amp untuk diteruskan ke transistor BIAS.




Sinyal audio yang datang dari Emitor Transistor Pre-Amp masuk melalui Basis dan setelah diperkuat oleh transistor penguat ini, akan dilanjutkan ke Basis Transistor bias melalui kaki kolektor.

Sebagai umpan untuk Kolektor transistor penguat sekaligus basis transistor bias, dipasang resistor ukuran 4K7 atau 5K6 dari sekunder supply. jangan terlalu kecil, karena akan menimbulkan panas pada transistor Bias sekaligus Resistor 220Ω 2 wat pada emitornya.
Ket :
Sekunder supply tercipta dari primer supply yang disaring menggunakan resistor 120Ω 2W (dilingkari warna biru)
=======
NB:
Pada kasus tertentu Resistor umpan untuk kolektor penguat sekaligus untuk basis transistor bias, tidak dipasang juga tetap bisa bekerja dengan normal, sudah lebih dari satu hari guruKATR0 coba gak apa apa, barangkali ada yang mau mencoba dan sekaligus amati apa sebenarnya efek dari peniadaan resistor itu, ditunggu laporannya. (mungkinkah hanya ada dengung halus seperti yang guruKATRO temui).
======
Kedua Emitor PNP maupun NPN sama sama disalurkan ke saluran inverting melalui resistor 330Ω
Ket :
Inverting dibentuk dari saluran speaker yang sudah disaring menggunakan resistor ukuran 1K (dilingkari warna merah)

Basis transistor penguat ini mendapat asupan tegangan dari second supply melalui resistor ukuran antara 10K hingga 56K (menurut eksperimen guruKATRO)



4. Rangkaian Transistor Pre-Amp





Yang agak menyulitkan (sedikit) sih ... adalah resistor 5K6 (lingkaran hijau) umpan untuk Kolektor transistor Pre amp, meloncat dari kiri ke kanan dan sebaliknya.

Seandainya posisi transistor Pre-Amp itu dibalik, maka resistor 56K umpan Emitor yang meloncat dari kiri ke kanan dan sebaliknya,  jadi akan percuma saja.

==========
Basis kedua Transistor Pre-amp diberi umpan dari GND melalui Resistor 56K (gambar di bawah yang dilingkari kuning), bila ingin bass tidak OVER, resistor itu bisa dikecilkan nilainya, tapi dengan resiko volume audio juga akan ikut melemah.





Input audio dibangun dari kedua transistor Pre-Amp dengan penggabung dua buah resisor ukuran 1K, lalu di teruskan menuju titik input audio malalui elko 1µF


5. Finishing.



Untuk mengangkat sinyal audio diperlukan R-C inverting (lingkarang ungu) yang dipasang secara seri, Resistor menggunakan ukuran 10Ω (bila ingin bass lebih kendor bisa dinaikkan nilainya), elko 2200µF juga bisa diganti dengan ukuran 1000µF

Titik input dipasang capasitor 102 tujuannya untuk menghilangkan over nada tinggi, pada gambar guruKATRO pasang 2 hanya demi simetrisitas saja, mau ikuti boleh ... pasang satu saja boleh atau bila ingin pasang 2 tapi nilainya tetap 102 bisa disiasati dengan memasang dua kapasitor dengan ukuran masing masing 500pF

aeh iya bagi yang ingin merangkai dengan PCB bolong, bisa jadikan gambar ini





STANDAR SKEMA YANG DI PUBLISH MUNGKIN MASUK KATEGORI HIGH



RF = 1K
RI = 10
CI = 1000

KOMPOSISI LAIN MUNGKIN BISA DICOBA :
MIDD-HIGH :
RF = 4K7
RI = 100
CI = 100

MIDD-LOW :
RF = 5K6
RI = 220
CI = 220

LOW :
RF = 10K
RI = 470
CI = 100

ATAU COBA KOMPOSISI LAIN YANG MENURUT ANDA COCOK
YANG PERLU DIINGAT ADALAH BAHWA DI SETIAP SATU PERUBAHAN
SILAKAN SELALU CEK DCO nya, AGAR TETAP AMAN GITU LAH ....

NB :
bila terjadi over-BAS .... silakan ganti C input  = 1uF dengan 104



hanya sebagai bahan referensi..............
bagi yang ingin BW layout silakan bikin sendiri.


25 Komentar
  1. resistor skunder suply yg 120/2w bisa diganti yg lain pak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. antara 100 hingga 330 ohm usahakan 2 watt atau diatasnya

      Delete
  2. Pak di skema ada reaistor 220ohm 2W dari tegangan primer..tp di gambar pada pcb bolong ko yg ada 120 ohm semua..apa ga apa apa resistor 220ohm di ganti 120ohm semua..trimakasih pak
    .

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gak papa ... disitu bisa toleransi antara 100 ohm hingga 500 ohm

      Delete
  3. Mamtab mbah... mugi tansah sehat wal'afiat

    ReplyDelete
  4. Untuk sub gimana mbah

    ReplyDelete
  5. Untuk karakter sub gimana mbah

    ReplyDelete
    Replies
    1. sedang berusaha di posting ... secara urut mulai dari karakter
      SubHigh - High - MiddMigh - Midd - MiddLow - Low dan SubLow

      Delete
  6. Mantap kang berbagi ilmu dan wawasan menambah pahala komunitas bengkel service medan

    ReplyDelete
  7. biar kuat ct 45 ke atas,komponen yg mana yg harus di ganti. mbh guru?

    ReplyDelete
    Replies
    1. 3055 ganti dg 5198 atau 5200
      2955 ganti dg 1941 atau 1943

      4 buar R supply @120 diganti dg 470
      itu saja 55VDC juga masih OK

      Delete
  8. Saya nyoba merakit power di atas,final pakai 2955,3055,tegangan ac 18ct,5ampere.hasilnya suara serak,begitu saya naikan 32 vac ct,suaranya kecil terus trafonya kebakar.kira2 apanya yg error?terima kasih.

    ReplyDelete
  9. Saya nyoba merakit power di atas,final pakai 2955,3055,tegangan ac 18ct,5ampere.hasilnya suara serak,begitu saya naikan 32 vac ct,suaranya kecil terus trafonya kebakar.kira2 apanya yg error?terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau suara serak dan kecil kemungkinan besar ada komponen yang aus pada rangkaian drivernya

      atau mungkin ada salah jalur (sering terjadi pada siapa saja[saya juga kadang iya] dan seringnya gak nyadar/telalu yakin)

      kalau trafo yang kebakar mungkin bermula dari TR final yg short lalau disusul dioda short ... dan kena dech trafo
      atau mungkin juga trafo nya yang kurang bagus

      Delete
  10. Slmat pagi siang sore malam omm..
    Ma'ap Om minta tolong dibaca tulisan Aku y om.., skiranya boleh nanya,syukur dikasih solusi.. jdi gini Om, Aku bikin rangkaian diatas brsama sundel bolong,, kmdian:
    ● tr c3055/a2955 aku gnti dgn c5198/a1941..
    ● RF=10k, RI=470 CI= 100 (yg kata krakter LOW).
    ● C input pake 474(470n).

    Aku pake 2 set tosiba c5200/a1943.
    Supply dgn 21vac(29,vdc) 3 atau 5 amper kurang tau ga ada tulisan ditraponya (eks Big Band Polytrin)

    Kmdian hasilnya,,
    Jrenggg...

    Bagus suaranya Om,, bersih skali tidak ada sdikitpun dengung,noise,hum atau apalah, tengah malam pun senyap bersih jernih,,

    Hanya saja volume kok kecil y om,, input lgsung dr hp volume full suara kecil,,
    Aku coba nyalain sampe 3 jam tr final adem2 aja om,hangat pun tidak..

    Jd Aku hrus bagaimana om biar volumenya normal?

    Rencana mau aku pasang LPF buat dpake subwofer om.

    Trimakasih banyak2 om.. smoga om bserta kluarga sllu bahagia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. biar keras dan tambah lowcoba
      RF=10K diganti 22K

      CI=474 diganti dg elko 1uF

      Delete
    2. Pertama dengung.. trs saya ganti r c pake 4k7 c. 100u. Dan memang halus tp kecil.trus lanjut pasang final tosiba 5200 satu set.suaranya malah makin kecil.dan di tr 5200 semakin panas... apa nya mbah guru. Mohon solusinya trimakasih

      Delete
    3. kalau masih timbul panas, baik di driver maupun di final, pasti masih ada, sbb :
      1. bisa jadi masih ada jalur yang salah jalan
      2. mungkin juga ada solderan kaki TR/R yang kurang benar
      3. bisa juga ada TR/R/D yang cut atau short
      4. hanya itu kemungkinannya

      Delete