Membuat Charger AKI menggunakan Trafo

Pada jaman yang sudah serba canggih dan sering dinamai millenial seperti sekarang ini sudah hampir semua (walau tidak semua) wilayah sudah terjangkau aliran listrik, sehingga keberadaan charger Aki sudah semakin ditinggalkan oleh sebagian masyarakat.

Padahal pada posisi tertentu dan pada keadaan tertentu kadang kita merasa sangat memerlukan piranti tersebut. Namun ternyata tidak semudah jaman dulu, dimana pada saat itu kita bisa dengan mudah menemukan alat charger aki dimana mana. Karena itu pada kesempatan ini eleKATRO mencoba untuk mempublikasikan Charger Aki Menggunakan sumber tegangan Listrik umum dengan alat penurun tegangan berupa Trafo.

Sebelum dilanjut, kiranya perlu diketahui juga seperti apa persyaratan yang mesti dipenuhi untuk membuat sebuah piranti yang bernama Charger, antara lain sebagai berikut :



A. Menentukan berapa Arus dan durasi yang diperlukan untuk charger

ampere trafo yang harus digunakan. Ukuran aman arus charging adalah 10% dari arus aki yang akan di charge, sehingga bila akan men charge :

Aki 70 Ampere, sebaiknya menggunakan Trafo 7 Ampere
Aki 60 Ampere, sebaiknya menggunakan Trafo 6 Ampere
Aki 20 Ampere, sebaiknya menggunakan Trafo 2 Ampere
dan seterusnya .....
dan di charge selama 10 Jam!!!! ( sabar tidak menunggunya ???? )

kalau arus trafo ada selisih sedikit dari rumus diatas mah gak papa, tapi pertlu diingat juga :

Bila menggunakan trafo dengan ampere dibawahnya, akan mengalami resiko butuh waktu lebih lama dari waktu charging normal, tapi Aki akan tetap aman.

Bila menggunakan trafo dengan ampere diatasnya, proses charging memang akan lebih cepat, tapi akan mengalami resiko Aki cepat panas dan akan cepat soak (rusak)
--------------------
Pada Kasus Aki baru yang masih dalam keadaan 0V, malah direkomendasikan menggunakan pola 5% atau sering dikenal dengan nama C-20.

Maksudnya besar arus charger hanya 1/20 dari arus aki, dan akan membutuhkan waktu 20 jam.

misal aki masih kosong yang bertuliskan 60AH, (60 Ampere-Hour) di charge menggunakan arus 6/20 = 3 Ampere saja. selama 20 jam

Pola C-20 ini bila di aplikasikan pada aki yang sudah terpakai, efeknya akan membuat aki menjadi sangat awet, tapi sekali lagi sabar tidak menunggu hingga 20 jam ...



B. Menentukan seberapa tinggi Voltage charge

Untuk pola tegangan charger, rumus dasarnya adalah antara 110% ~ 120% dari tegangan aki, misalnya :

  • Aki 24V (pada kendaraan besar dua aki 12V disambung secara seri tegangan naik menjadi 24V), tapi arus tetap. Tegangan yang direkomendasikan adalah antara (24x110%=26,4V) ~ (24x120%=28,8V)
  • Aki 12V, Tegangan yang direkomendasikan adalah antara (12x110%=13,2V) ~ (12x120%=14,4V)
  • Aki 9V, Tegangan yang direkomendasikan adalah antara (9x110%=9,9V) ~ (9x120%=10,8V)
  • Aki 6V, Tegangan yang direkomendasikan adalah antara (6x110%=6,6V) ~ (6x120%=7,2V)
  • Aki 3V, Tegangan yang direkomendasikan adalah antara (3x110%=3,3V) ~ (12x120%=3,6V



C. Sedikit rekayasa mempercepat proses pe-charger-an
Bukan dengan menaikkan tegangan, tapi masih lebih aman bila dengan cara membesarkan arus, misal aki 20A yang seyogyanya menggunakan arus charger 2 ampere atau 1 ampere, coba gunakan trafo 5A.

selanjutnya di rekayasa durasi proses chargingnya :

gunakan rumus yang mudah saja :
aki 20A ~ charger 2A = 10 jam
20 : 2 = 10
berarti :
aki 20A ~ charger 5A = 4 jam

selanjutnya hitung sendiri (takut salah)
yang penting hati hati dengan durasi charging ituh..... jangan sampai overtime
dan aki akan sedit cepat aus anggap saja sebagai balasan atas "ketidaksabaran"


D. Alat yang dibutuhkan

1. Sudah jelas Trafo, berapa ampere ... terserah anda !!!
2. Dioda Bridge .... berapa amper ... yang penting jangan lebih kecil dari amper trafo
3. kabel secukupnya, berapa ukurannya


Yuk mari bersama sama kita rangkai charger .....

Yang paling sedrhana saja dulu yoooo ....






+ dioda dihubungkan ke + aki
- dioda dihubungkan ke - aki

9 VAC setelah melewati dioda menjadi 11,87 VDC
itu menggunakan rumus
Vo = Vi + ( Vi / ᴫ  )
Vo = 9V + ( 9V / 3,14)
Vo = 9V + 2,86624203821656
Vo = 11,86624203821656

ada yang menyebutkan rumusnya begini :

Vo = Vi x 1,4142

sehingga menjadi
Vo = 9V x 1,4142
Vo = 12,7278

beda banget antara 11,87 (heheheh) dengan 12,7278

mana yang benar ????
yang benar adalah perangkat anda di test oleh sendiri sendiri

Komentar

  1. wah....ternyata gampang ya ?
    ada yg mau saya tanyakan nih pak ?
    1.bgm jika tulisan di aki sudah hilang alias kita tidak tahu brp ukuran mAh aki ?
    2.apa boleh menggunakan dioda biasa ?
    post ini yg saya tunggu2 pak guru,maturnuwon udah dibikinin threadnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. gampang banggget

      1. dilihat dan bandingkan dengan yg masih ada tulisannya
      2. bisa 4 dioda di bridge

      sami sami

      Hapus
  2. mmm gitu ya....lgsg praktek pak...eh iya,indikator kalau udah penuh bgm pak atau kalau perlu bisa bunyi tut tut gitu....hehehe.
    saya bawel ya pak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ntar kalau ada sempat lagi akan diterusin ke contoh yang otomatis off bila aki penuh, dan mungkin akan ada yang sesuai permintaan anda

      diatas itu baru yang paling sederhana

      Hapus

Posting Komentar