Cara Membaca Kapasitas Kapasitor

Kapasitor (Capacitor) yang juga sering disebut Kondensator (Condenser) atau yang memiliki kapasitas lebih tinggi lebih familiar dipanggil dengan nama ELKO (ELektrolit KOndensator) / ELectrolytic COndenser (ELCO), adalah sebuah komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik pada interval tertentu dan akan digunakan pada interval tertentu pula.

Ribed amat itu keterangan diatas, heheheh ........... Untuk lebih mudah di pahami oleh para pemula seperti sang penulis blog montirPAILIT ini, mungkin penjelasannya cukup seperti ini saja :
"Capasitor / Kondensator adalah alat yang sangat mirip dengan Aki (accumulator)  atau baterai rechargeable, yang bisa di charge pada saat tertentu dan bisa digunakan arus listriknya pada saat tertentu pula."

Sama seperti aki namun dalam skala dan ukuran serta kapasitas yang jauh lebih kecil, bahkan bisa sangat amat terlalu kecil. Itulah Kondensator atau Kapasitor.

Satuan ukuran kondensator adalah Farad, dan umumnya disingkat dengan lambang huruf F (besar / huruf balok)

Satu Farad didefinisikan sebagai Kapasitansi suatu Kapasitor yang dilintasi oleh listrik dengan muatan satu coulomb, sehingga terdapat perbedaan potensial listrik sebesar satu volt. Kebalikannya, merupakan kapasitansi yang ketika dialiri listrik dengan perbedaan potensial satu volt, bermuatan satu coulomb. Satu coulomb sama dengan jumlah muatan (elektron) yang dihasilkan oleh arus sebesar satu ampere (A) yang mengalir selama satu detik. Misalnya, voltage di antara dua terminal suatu kapasitor 2 F akan meningkat secara linier setiap 1 V ketika suatu arus 2 A mengalir melaluinya selama 1 detik. sumber : https://id.wikipedia.org

 Yang cetak miring, hanya copas tanpa baca dari wikipedia indonesia, jadi tolong baca sendiri dan maknai sendiri serta tolong juga jangan tanya tanya tentang itu pada montirPAILIT, gak iso jawab pastinya ... heheheh. Karena kapasitasnya yang sangat kecil itu, maka perlu diketahui satuan turunannya, Selama menjadi hobbier elektro, satuan terkecil yang pernah montir PAILIT temukan pada komponen elektronika yang bernama capasitor itu adalah menggunakan pF (piko Farad) dan yang paling besar µF (mikro Farad)

 1. piko Farad (pF) adalah satuan = 1/1.000.000.000.000 = Farad = seper setrilyun Farad diatas piko ada :

2. nano Farad (nF) adalah satuan = 1/1.000.000.000 = Farad = seper semilyar Farad diatasnya lagi ada :

3. mikro Farad (µF) adalah satuan = 1/1.000.000 = Farad seper sejuta Farad diatasnya lagi ada :

4. mili Farad (mF) adalah satuan = 1/1.000  Farad = seper seribu Farad Masih ada lagi sebenarnya diatas dan diatasnya lagi ... hingga ukuran Tera (x 1.000.000.000.000), tapi karena posting ini khusus pembahasan tentang kapasitor, maka cukup 4 saja, itupun yang sering digunakan hanya nomor 1 sampai 3 (piko - nano - mikro) saja, yang nomor 4 (mili) ada sih satuan itu digunakan, namun sangat jarang.

Satuan Ukuran Kapasitas Kapasitor ukuran kecil selain elko (milar, keramik, polyester, MKP dll) biasanya menggunakan satuan terkecil, yaitu piko Farad (pF), contoh :

yang ini angka tertera jujur sebagai pF
dibaca 1 piko Farad (1pF)


dibaca 10 pF


dibaca 22pF


47pF
yang ini juga masih jujur :

100pF


470pF


ini mulai tidak jujur, angka terakhir adalah jumlah nol :


angka 1 digit terakhir menunjukkan jumlah nol,
angka digit terakhir 1 berati satu buah nol
sehingga 101 dibaca 100pF


dibaca 220pF


digit terakhir angka 2 berarti dua buah nol = 10 00
10 ditambah dua buah nol menjadi 1000
dibaca 100pF = 1nF


digit terakhir adalah angka 2 berarti 22 ditambah dua buah nol 22 00
222 = 2200pF = 2,2 nF


digit terakhir angka 3 berarti 10 ditambah tiga buah nol = 10 000
103 = 10000pF = 10nF


digit terakhir angka 3 berarti 39 000
39000pF = 3,9nF


10 ditambah 4 buah nol = 10 0000
100000pF = 100nF


47 ditambah 4 buah nol = 47 0000
470000pF = 470nF


10 ditambah 5 buah nol = 10 00000
1000000pF = 1000nF = 1µF


Ukuran elko dann beberapa milar, keramik, polyester, MKP dll dengan ukuran agak besar, biasa menggunakan satuan mikro Farad (µF)

2,2µF = 2200nF = 2200000pF


0,47µF = 470nF = 470000pF


1µF = 1000nF = 1000000pF


4,7µF = 4700nF = 4700000pF


10µF = 10000nF = 10000000pF


22µF = 22000nF = 22000000pF


100µF = 100000nF = 100000000pF dan = 0,1mF


470µF = 470000nF = 470000000pF dan = 0,47 mF


1000µF = 1000000nF = 1000000000pF dan = 1mF


4700µF = 4700000nF = 4700000000pF dan = 4,7mF


10000µF = 10000000nF = 10000000000pF = 10mF


Kapasitor yang memiliki dua kutub yaitu Kutub Positif (+) dan Kutub Negatif (-) disebut kapasitor BIPOLAR Pemasangan kapasitor Bipolar tidak boleh terbalik, sebab bisa membuat rusak kualitas audio, bahkan bila kapasitor bipolar dipasang tebalik pada rangkaian Power Supply atau perata tegangan Positif dan Negatif, maka elko/Kapasitor bisa panas dan meledak seperti mercon atau petasan.

 Kapasitor yang tidak memiliki kutub disebut kapasitor NONPOLAR Pemasangan Kapasitor/elko nonpolar bisa di bolak balik hasilnya tetap sama, aman dan biarpun dipasang pada rangkaian tegangan juga tidak akan menyebabkan meledak.

Disamping nilai kapasitas yang sudah dijelaskan diatas, kapasitor juga memiliki batas tertinggi tegangan yang boleh di alirkan, Umumnya, kapasitor yang tidak bertanda bisa men cover tegangan hingga 50V. pada kapasitor jenis elko akan sangat mudah menentukan batas tertinggi tegangan yang bisa di alirkan, misalnya :


10V adalah batas paling tinggi tegangan yang boleh masuk ke elko, bila diberi tegangan diatas 10V maka elko akan panas/rusak / meledak


1K artinya 1000V, kapasitor ini akan rusak bila diberi tegangan diatas 1000V


Komentar